S
|
ebuah tulisan
yang lumayan berat untuk di ukir di buku Diary terindah di Hati ini. Tentang
DAKWAH. Mungkin kata orang, tahu apa siy ana tentang dakwah? Sedalam apa siy
ilmu ana untuk menuliskannya? emang ana lulusan dari PESANTREN mana? lulusan
dari MTS mana? dan kuliah di IAIN ya?
Memang
dakwah itu jalannya panjang, banyak kelokkan, jarang dilalui dan berliku. Akan banyak
batu kerikil maupun batu besar yang akan menghalangi jalan itu. Ini bukan jalan
enak bagi orang semanja kamu! bukan jalan mudah dan mulus bagi orang yang gak
suka tantangan seperti kamu! Dan orang yang bisa melalui jalan ini ialah orang
luar bidahsyat, yang tidak terkecoh dengan tipu daya kehidupan dunia. Ada
syurga Allah menanti orang-orang yang sampai keujung jalan ini.
Kalau
letihnya, jauhnya, likunya yang ukhti fikirkan, mungkin ukhti tidak akan sampai
keujung jalan. Atau ukhti berada disana karena sesuatu. Ya itulah yang ukhti
dapatkan. Hanya itu ukh! jangan pernah berharap lebih.
Tapi
lakukanlah karena Allah. Allah telah menjelaskan dalam surat cintaNYA.
“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia
akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu “ (Qs. Muhammad:7)
Tunggu
apalagi? lakukan sekarang!
DAKWAH itu
menurut ana ... ^..^ (sekedar untuk memotivasi ukhti)
Seperti makan
Cokelat!
Dakwah
itu seperti makan cokelat ukhti, semakin di Gigit, semakin tak mau berhenti. Begitu
juga dakwah ini, semakin kita masuk kedalamnya, semakin kita ikut dengannya,
kita semakin tak mau berpisah dan pergi dari jalan ini. Karena memang kamu,
kita semua yang butuh dakwah itu Bukan dakwah yang butuh antumna semua. Dan ada
ataupun tanpa kita! dakwah itu tetap akan berjalan. Jangan pernah merasa paling
berjasa padanya.
“
huft! kalau gak ada ana, belum tentu akan sebaik dan setenar ini ”
atau,
“
Coba kalau ana tidak datang tadi mungkin acara ini tidak akan sesukses ini “
lebih
parah lagi,
“
Alhmdulillah, walaupun yang lain gak ada proker departemen terjalankan
semuanya. Berkat ...“ sambil menepuk dada plus senyum kebanggaan yang telah
diaduk dengan kesombongan.
Naudzubillah
... ukhti ... istighfar bareng yukk ..^^
Niatmu
ukh ...
Innamal
a’mallu binniat
Semua
itu tergantung niatmu ukh,
Seperti minum
Air Laut!
Dakwah
itu seperti minum air laut ukhti, semakin diminum, kamu akan semakin haus
dibuatnya. Tidak akan bisa berhenti dengan seteguk saja. seteguk, dua teguk,
tiga teguk bahkan lebih. Dan percayalah kamu tidak akan pergi jauh dari tepian
laut itu.
Setelah
kamu mengerjakan ini-itu. Memberikan ini-itu. Mengorbankan semuanya. Kamu tidak
akan puas hingga disana ukh.. keinginan hati ingin lebih memberikan yang
terbaik untuk dakwah ini. Insya Allah.
Makanya
jangan pernah berkata,
“
Ah ana Cuma sebentar disini, setamat kuliah nanti ana akan istirahat dari jalan
ini. Regenerasi. Masih banyak junior yang lain, yang tentunya lebih semangat
dari ana”
Ukhti
... Istirahat katamu ukh?
Pernah
dengar cerita ini gak? ringkasnya begini,
Ada
seorang hamba bertanya pada Rabbnya, “ Ya Rabb, aku letih, kapan aku bisa
beristirahat dari jalan ini? “
Lalu
Allah menjawab “ Istirahatnya hambaku nanti, setelah kalian menginjakkan kaki
disurgaKU “
Ini siy
menurut ana ya ukh ... yang ana lihat dan ana rasakan, mungkin ukhti dan
antumna semua punya pendapat lain. Ini hanya segurat pendapat dari seorang
hamba yang baru dalam dunia dakwah. Semoga bermanfaat daan KITA reunian di
syurga nanti. INSYA ALLAH.
^>^
Berbagi.com
