Melukis Pelangi

Melukis Pelangi

Rabu, 28 Januari 2015

About Us, Ukhti sahabat ^_^

Bismillah...

"Sahabat, tersebut dalam do'a. Mengingatkan dikala lupa".

Syukran rabbi..
Alhamdulillah, aku bersyukur dipertemukan denganmu sahabat.
Ingatkah ultimatum kita dulu?
"Kita jadi sahabat, ya".
 Aku tersenyum. Subhanallahu... seperti ada energi positif yang kau alirkan ke aliran darahku.
"ya, kita jadi sahabat".

Itu tak sekedar 'harapan palsu' kawan. Seperti katamu "sahabat yang membawa ke syurga, insya allah".
Begitu juga dengan dirimu.
Tahukah dirimu hal yang aku sukai? aku suka bertemu dengan para ukhti 2010. Mendengarkan suaranya, ceritanya, sharingnya, bahkan melihat wajahnya saja langsung ada energi yang mengalir. yang membuat wajahku lebih cerah dan senyumkupun merekah. Itu kunamakan energi ukhuwah.

Kamu salah satunya elemennya.
 Sejujurnya aku tidak tahu harus menulis apa untuk dirimu yang luar biasa. Aku rasa tidak cukup dengan tulisan biasa. Tapi hanya ini yang aku bisa. Afwan.
Karena memang aku bukan ahli merangkai kata. Tidak juga lihai menyatukan kata hingga menjadi satu kesatuan kalimat tak terkata.
Sungguh, berat awalnya menuliskan rangkaian kata untukmu. Karena menurutku melihatmu mewakili sejuta kata.

Ukhti, dirimu adalah salah satu warna dari puluhan warna yang menghiasi relung ukhuwah ini.
Semua indah, semua punya keunikkan tersendiri. Semua punya cara sendiri untuk menghiasi relung ukhuwah, disini. Dihati ini.
Ukhti, dirimu seperti besi ukhuwah yang kuat, yang bisa menarik senyumku untuk tampil di panggung dunia.



Ukhti, jika semangatku mulai melemah... salah satu caraku menguatkannya kembali adalah mengingat sahabat-sahabatku.

Tetap semangat ukh.. yakinlah bahwa Allah penulis skenario terhebat untuk kita semua. Aku yakin Allah sedang mempersiapkan skenario terindah untukmu ukhti.. ^_^

Aku tidak tahu apakah ini bisa dikatakan motivasi entah bagaimana. Tapi sepertinya ini lebih kepada tentang kita.
Ingin kukatakan bahwa aku berat menerima perpisahan. Tapi aku yakin bahwa allah akan pertemukan kita suatu hari nanti. Entah dimana.

Ukhti, jika suatu hari nanti aku terjatuh. Bantu aku untuk berdiri. Jika tidak, izinkan aku hadirkan dirimu di ingatan.

Ukhti, jika di akhirat nanti tak kau temukan aku di syurga-Nya. Tolong izin pada Rabb kita untuk mencariku di neraka. Pegang erat tanganku, dan bawa aku bertemu Rabb kita.

Semoga ikatan ukhuwah ini terbina untuk selamanya.


Minggu, 04 Januari 2015

Saya ini sedang futur

Saya ini sedang futur
Baca qur’an enggan, nonton tv doyan
Baca qur’an nggak berkesan, nonton sinetron dan gosip ketagihan
Nonton bolapun ngga pernah ketinggalan
saya ini sedang futur
jarang baca buku dan majalah islam
lagi demen baca komik sinchan dan detektif conan
Saya ini sedang kalah
Perhatikan sikap saya
Yang mudah menyerah dan putu asa
Yang inisiatifnya lemah cuma bisa nunggu perintah
Yang mudah marah belum bisa ramah
Yang merasa tidak dibutuhkan karena kurang mendapat perhatian
saya ini sedang futur
hanya bisa berkata tanpa bisa membuktikan
hanya bisa berjanji tanpa usaha menepati
Saya ini sedang futur
Tak lagi pandai menjaga pandangan
Sering curi-curi pandang
Mudah terserang virus cinta
Apalagi sama partner dakwah saya
Akhirnya meupakan hakikat cinta yang sebenarnya
saya ini sedang futur
walau takut azab, tak pernah sekali terisak
malah senangnya terbahak
Saya ini sedang futur
Malas berdoa
Maunya pasrah tanpa usaha
saya ini sedang futur
lihat perut saya makin membuncit
karena junkfood serta pangsit
Saya ini sedang futur
Tak lagi pandai bersyukur
Sudah mulai tidak jujur
Senang disanjung dikritik murung
saya ini sedang futur
malas ngurusin keluarga
rajin menggunjing keluarga
sedikit sekali muhasabah
senang sekali menggibah
Ya ….. Saya ini sedang futur
Ya allah , dzat yang maha membolak-balikan hati,
Dan penglihatan , tetapkanlah hatiku diatas agamamu
Ya allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-mu
Dari kelemahan dan kemalasan dari sikap pengecut tua renta dan kikir.
Ya allah, aku berlindung kepadamu dari siksa kubur dan dari fitnah
Waktu hidup
Ataupun ketika mati
Ya allah jadikanlah amalanku adalah karena engaku,
Jangan jadikan ia karena seseorang

Sabtu, 03 Januari 2015

Dia kekasih Allah- Hijaz

Malu rasanya mengatakan cinta
Kepada dia kekasih Allah
Kerana dia insan mulia
Sedangkan diriku insan biasa
Ku pujuk jua hati dan jiwa
Meluahkan rasa cinta membara
Didalam pujian ucapan selawat
Tanda penghargaan seorang umat
Selagi upaya ku turuti ajarannya
Apa terdaya ku amalkan sunnahnya
Moga didunia mendapat berkat
Di akhirat sana beroleh syafaat
Kerana peribadinya aku terpesona
Kerana budinya aku jatuh cinta
Rindu ku padanya tiada terkata
Nantikanlah daku ditaman syurga
Sesungguhnya apa yang ku dambakan
Adalah cinta Allah yang Esa
Kerana cinta kepada Rasulullah
Berarti cinta kepada Allah



 arabic_calligraphy____mohamed____by_samirmalik