Biografi indah yang ditulis oleh sulaiman an-nadawi tentang sosok “ummul mukminin” ( ibunya kaum muslimin ), Aisyah R.A.
Sosok aisyah yang tergambar dengan jelas, beliau adalah sosok wanita idaman, atau lebih cocoknya “pendamping” idaman. Aisyah R.A, dibalik perannya sebagai istri rasulullah ternyata memiliki kebiasaan layaknya manusia biasa, terkadang ia cemburu, ketika rasul bersama istri yang lain dan di sisi lain ia sangat kritis terhadap pemahaman yang lebih mendalam tentang ayat-ayat al-Quran.
Pada usianya yang masih sangat belia, atau bisa dikatakan masih “kanak-kanak” ( sekitar berusia 6 Tahun ), Aisyah sudah menjadi istrirasul, dimana menurut biografi yang ditulis Sulaiman An-nadawi, pada zaman rasul dan bangsa arab kala itu, usia 6-9 tahun, para wanitanya telah berperawakan / berpostur layaknya orang dewasa.
Di awal pernikahan hingga mencapai usia baligh, Aisyah masih tinggal bersama kedua orang tuanya, yaitu Abu bakar R.A dan Ummu ruman. dan ketika sudah mencapai usia baligh ( sekitar usia 9 tahun ) barulah , aisyah tinggal bersama rasulullah.
Masa-masa yang indah , saat aisyah menjadi istri rasul, ia termasuk istri rasul yang sangat cerdas bersama ummu salamah..betapa tidak, hadits-hadits yang keluar dari mulut rasul, yang telah ditentukan oleh ALLAH beserta ayat demi ayat yang diturunkan selama belasan tahun oleh ALLAH kepada Rasul, ia hafal dan terekam dengan baik di memorinya. Maka tidaklah heran, jika banyak sekali hadits-hadits yang sekarang telah dibukukan, baik shahih muslim, bukhari dan lain-lain, bersumber ( perawinya ) melalui Aisyah R.A.
Masa-masa yang indah , saat aisyah menjadi istri rasul, ada satu kejadian yang terjadi ketika, kaum muslim pulang dari perjalanan jauh, ketika itu Aisyah.R.A mendapat jatah untuk menemani Rasulullah.
Ketika rombongan tersebut beristirahat di tengah padang pasir, Aisyah yang ketika itu, berada di tandunya menyadari, ternyata kalung saudaranya, yang ia pakai telah terjatuh. Lalu, Aisyah.R.A bergegas keluar dari tandu dan mencari kalung tersebut, tanpa disadari, ketika ia terus mencari benda yang terjatuh itu, ia tertinggal dari rombongan kaum muslimin. Aisyah pun lalu beristirahat di bawah pohon, dan beranggapan nantinya para pembawa tandu, lambat laun akan menyadari bahwa ia tidak berada di tandunya..ia pun tertidur, ternyata salah seorang sahabat rasul, yang bernama safwan, juga tertinggal di belakang rombongan, dan mendapati Aisyah tertidur di bawah pohon. Dikarenakan pada waktu itu, perintah “hijab” telah turun, maka safwan segera memberi isyarat agar aisyah naik ke untanya, dan safwan menuntun unta, sambil berjalan kaki. Sesampainya di Madinah ( Red. kalau saya tidak salah ), maka timbullah gunjingan bahwa Aisyah R.A telah selingkuh dengan safwan..tetapi singkat cerita, yang “mengklarifikasi” berita bohong ini dan sempat menggemparkan umat islam dan ladang bagi para kaum munafik, untuk menyebarkan haditsul ifki, ternyata ALLAH langsung menurunkan ayat yang berkenaan dengan masalah ini, dan menjelaskan bahwa Aisyah dan safwan tidak bersalah.
subhanallah, ummul mukminin yang satu ini memang luar biasa, sampai-sampai klarifikasi datang dari sang khalik melalui wahyu yang dikirimkan kepada Rasulullah.
Masa-masa yang indah , saat aisyah menjadi istri rasul..Aisyah ketika menjadi istri rasul, masih sangat belia, tetapi ia bisa dengan baik memposisikan dirinya sebagai istri seorang rasul, walaupun di masa belianya itu, ia masih bermain dengan teman-teman seusianya dan tak jarang pula, ia dimarahi oleh ibunya ( Ummu ruman ), karena sikapnya yang terkadang manja. Tetapi dibalik itu, ia merupakan istri yang sangat taat dan zuhud, ketika rasul melakukan Qiyam ( shalat malam ), Aisyah pun ikut terjaga, ketika ia menyadari Rasul sudah “menjauhkan lambungnya dari tempat tidur” , untuk bermunajat kepada sang khalik.
Tak pernah ia mengeluh, harus bersusah payah bangun malam…tapi kita sebagai umat akhir zaman cenderung malas.
Masa-masa yang indah , saat aisyah menjadi istri rasul..Aisyah bukanlah seorang wanita yang lemah, tetapi ia merupakan sosok wanita yang pemberani. Ketika ia mendapat jatah untuk menemani Rasul di beberapa perang, ia pun ikut berjihad , dengan membantu memberikan perawatan kepada para jundullah ( tentara-tentara ALLAH ) yang terluka dan memberikan minuman kepada mereka. Tetapi ketika perintah hijab turun, maka para wanita dianjurkan untuk tidak ikut berperang, dan sebagaimana rasul bersabda bahwa jihad kaum perempuan adalah “Haji”. Dan Aisyah pun rutin melaksanakan ibadah haji tiap tahunnya.
Masa-masa yang indah , saat aisyah menjadi istri rasul..Aisyah sangat dekat dengan Fatimah R.A yang merupakan anak perempuan Rasul dari pernikahan dengan Khadijah Binti Khuwailid.
Aisyah dan fatimah memiliki tingkat kecerdasasn yang tinggi, tetapi seperti yang kita ketahui, tidaklah banyak fatimah menjadi perawi hadits rasul, karena ia wafat tidak lama setelah rasululullah wafat, sedangkan Aisyah wafat ketika pada zaman kekhalifhan Mu’awiyah sedang berlangsung.
Masa-masa yang indah , saat aisyah menjadi istri rasul..Pada detik-detik menjelang Rasulullah wafat, di rumah Aisyah-lah Rasul berada, dan di pangkuan Aisyah pula rasul wafat, ketika itu dengan sabarnya Aisyah merawat Rasul hingga ALLAH memanggil sang rasul ALLAH…
Masa-masa yang indah , saat aisyah menjadi istri rasul..Pernikahan Aisyah dengan Rasullullah tidak dikarunai anak, tetapi Aisyah banyak merawat anak-anak, termasuk anak dari saudarinya. Sehingga Aisyah tidak pernah mengeluh ketika ALLAH tidak memberikannya anak, karena ia yakin semuanya telah ditentukan oleh ALLAH dan telah terobati dengan banyaknya anak-anak yang diasuh oleh aisyah.
Masa-masa yang indah , saat aisyah menjadi istri rasul..Pada zaman kekhalifahan Abu Bakar dan Umar Ibnul khattab, para ummul mukminin dan kaum muslimin hidup damai dan makmur. Namun pada zaman kekhalifahan Utsman R.A dan Ali R.A muncullah golongan-golongan kaum munafik yang mencoba menyebar haditsul ifki ( berita bohong ) dan mengadu domba kaum muslimin, serta puncaknya
adalah terjadi perang saudara antara kaum muslimin di perang Jamal, pada masa kekhalifahan Ali R.A
Sungguh sosok Aisyah merupakan “role model” terbaik bagi kaum wanita khususnya, bagaimana ia bisa menjaga tingkah laku dan izzah dan berperilaku hormat terhadap orang tua dan suaminya. Sosok yang tegar , cerdas lagi santun. Mudah-mudahan buku-buku biografi dan sirah-sirah nabawiyah yang sekarang mulai banyak diproduksi, menjadi salah satu komponen tambahan penuntun hidup kita.
Dan , pertanyaannya masih sama, “Mencari sosok Aisyah R.A di zaman modern…’ masihkah ada ?..InsyaALLAH era akan berubah menjadi era dimana kebangkitan kaum muslim yang berperilaku layaknya suri tauladan kita , Rasulullah dan kaum perempuannya yang berperilaku seperti para ummul mukminin.
Amin.
Dikutip dari sebuah artikel, semoga bermanfaat ... ^_^
Melukis Pelangi
Minggu, 18 Desember 2011
Secantik Mawar, Sewangi Melati
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ukhtifillah .. ^_^
Lihatlah sejenak di taman bunga itu... begitu indah berbagai jenis bunga di sana, beragam warna dan tingkat keharuman yang berbeda.... Subhanallah... Siapakah gerangan pencipta segala keindahan ini?.... Dia - lah Allah Sang Pencipta, Sang Pemilik dan Raja segala keindahan... Dijadikannya indah dalam pandangan kita akan segala ciptaan-Nya.... Akankah diri kita masih meragukan rahmat dan kasih sayang- Nya? Sudahkah kita mempergunakan segala kenikmatan yang telah diberikan kepada kita di jalan yang diridhai-Nya?
Diantara berbagai jenis bunga itu ada bunga yang amat tersohor akan keindahan dan harumnya yang khas...bunga apakah itu? Subhanallah... Bunga mawar dan melati.. Bunga mawar memiliki kelopak yang banyak dan begitu tertata dengan indah yang melindungi benang sarinya dengan seksama...mawar juga sulit dijangkau karena batangnya kokoh dan berduri.
Lalu apa keistimewaan melati? Melati itu secara fisik sederhana. Namun memiliki kekuatan wewangian yang luar biasa.
Begitu juga dengan kita sahabat saudaraku fillah... Jadilah kita seperti mawar yang indah dan melati yang harum. Bukan hanya cantik secara fisik, namun juga memancarkan kecantikan yang lain, kecantikan yang tak kan luntur di makan usia dan tak kan lekang dimakan oleh waktu. Kecantikan yang membawa wanita pada derajat yang tinggi, yakni kecantikan yang muncul dari kejernihan hati, kebersihan jiwa serta keindahan akhlaq. Wanita yang seindah mawar dan sewangi melati adalah wanita yang memiliki keteguhan prinsip, mampu mempertahankan harga diri dan kehormatan diri karena dia menyadari bahwa setiap bagian jasad, ruh dan akalnya memiliki potensi keindahan.
Sahabat saudaraku fillah...
Jika Allah telah mengkaruniakan keindahan fisik kepada kita, janganlah menjadi pemilik keindahan yang sia-sia. Tak ada artinya keindahan lahir tanpa keindahan batin. Kecantikan fisik justru akan menjerumuskan jika tidak dimanfaatkan dalam ketaatan. Tanpa kebersihan hati, jiwa dan akhlaq kecantikan dapat menjadi fitnah bagi diri kita dan orang lain.
Wanita yang secantik mawar dan sewangi melati adalah wanita yang memancarkan keramahan dan kebaikan namun dia memiliki pertahanan diri melalui " duri" yang menjadi perisainya. Siapapun yang ingin memetiknya harus memiliki keteguhan dan daya juang. Dia harus meminta kepada Allah Sang Pemiliknya dan kepada pemilik taman bunga yang telah merawatnya menjadi muslimah yang baik.
Namun perlu diingat sahabat saudaraku fillah.... "duri" yang ada dalam diri kita cukuplah menjadi perisai atau perlindungan diri dari sesuatu yang membahayakan diri kita. Janganlah karena merasa cantik dan memiliki banyak kelebihan menjadikan kita sombong, bangga dan takjub pada diri sendiri. Hilangkan perasaan itu. Hindarkan agar duri tak menusuk keindahan bunga kita. Hindarkan agar perlindungan diri yang kita miliki tidak melukai setiap orang dengan hinaan dan cacian yang kita lontarkan karena justru kata- kata yang tidak baik itu akan mengotori citra diri kita sebagai muslimah yang baik.
Lantas bagaimana seandainya diri kita tak secantik mawar dan tak sewangi melati?
Seandainya tak secantik mawar cukuplah sewangi melati...Seandainya tak memiliki keelokan rupa cukuplah memiliki keindahan lain yang menawan hati...
Sesungguhnya di kala kita sadari ternyata keelokan rupa bukanlah segala- galanya... Bukan pula penentu kebahagiaan seseorang.Maka milikilah kecantikan lain yakni kecantikan iman, kecantikan hati dan kecantikan akhlaq. Biarkanlah pesonanya menyeruak menutupi keterbatasan yang ada. Rawatlah hingga harumnya semerbak mewangi di taman hati setiap insani...hingga ridha ILLAHI kita dapati...
Biarkanlah tak secantik mawar namun harus sewangi melati. Kuncinya adalah kita berusaha dengan do'a, belajar dan mengamalkan ilmu. Tak ada perubahan jika tak ada kemauan yang kuat dalam diri dan tak ada perubahan jika tak diwujudkan dalam tindakan nyata.
Ukhtifillah .. ^_^
Lihatlah sejenak di taman bunga itu... begitu indah berbagai jenis bunga di sana, beragam warna dan tingkat keharuman yang berbeda.... Subhanallah... Siapakah gerangan pencipta segala keindahan ini?.... Dia - lah Allah Sang Pencipta, Sang Pemilik dan Raja segala keindahan... Dijadikannya indah dalam pandangan kita akan segala ciptaan-Nya.... Akankah diri kita masih meragukan rahmat dan kasih sayang- Nya? Sudahkah kita mempergunakan segala kenikmatan yang telah diberikan kepada kita di jalan yang diridhai-Nya?
Diantara berbagai jenis bunga itu ada bunga yang amat tersohor akan keindahan dan harumnya yang khas...bunga apakah itu? Subhanallah... Bunga mawar dan melati.. Bunga mawar memiliki kelopak yang banyak dan begitu tertata dengan indah yang melindungi benang sarinya dengan seksama...mawar juga sulit dijangkau karena batangnya kokoh dan berduri.
Lalu apa keistimewaan melati? Melati itu secara fisik sederhana. Namun memiliki kekuatan wewangian yang luar biasa.
Begitu juga dengan kita sahabat saudaraku fillah... Jadilah kita seperti mawar yang indah dan melati yang harum. Bukan hanya cantik secara fisik, namun juga memancarkan kecantikan yang lain, kecantikan yang tak kan luntur di makan usia dan tak kan lekang dimakan oleh waktu. Kecantikan yang membawa wanita pada derajat yang tinggi, yakni kecantikan yang muncul dari kejernihan hati, kebersihan jiwa serta keindahan akhlaq. Wanita yang seindah mawar dan sewangi melati adalah wanita yang memiliki keteguhan prinsip, mampu mempertahankan harga diri dan kehormatan diri karena dia menyadari bahwa setiap bagian jasad, ruh dan akalnya memiliki potensi keindahan.
Sahabat saudaraku fillah...
Jika Allah telah mengkaruniakan keindahan fisik kepada kita, janganlah menjadi pemilik keindahan yang sia-sia. Tak ada artinya keindahan lahir tanpa keindahan batin. Kecantikan fisik justru akan menjerumuskan jika tidak dimanfaatkan dalam ketaatan. Tanpa kebersihan hati, jiwa dan akhlaq kecantikan dapat menjadi fitnah bagi diri kita dan orang lain.
Wanita yang secantik mawar dan sewangi melati adalah wanita yang memancarkan keramahan dan kebaikan namun dia memiliki pertahanan diri melalui " duri" yang menjadi perisainya. Siapapun yang ingin memetiknya harus memiliki keteguhan dan daya juang. Dia harus meminta kepada Allah Sang Pemiliknya dan kepada pemilik taman bunga yang telah merawatnya menjadi muslimah yang baik.
Namun perlu diingat sahabat saudaraku fillah.... "duri" yang ada dalam diri kita cukuplah menjadi perisai atau perlindungan diri dari sesuatu yang membahayakan diri kita. Janganlah karena merasa cantik dan memiliki banyak kelebihan menjadikan kita sombong, bangga dan takjub pada diri sendiri. Hilangkan perasaan itu. Hindarkan agar duri tak menusuk keindahan bunga kita. Hindarkan agar perlindungan diri yang kita miliki tidak melukai setiap orang dengan hinaan dan cacian yang kita lontarkan karena justru kata- kata yang tidak baik itu akan mengotori citra diri kita sebagai muslimah yang baik.
Lantas bagaimana seandainya diri kita tak secantik mawar dan tak sewangi melati?
Seandainya tak secantik mawar cukuplah sewangi melati...Seandainya tak memiliki keelokan rupa cukuplah memiliki keindahan lain yang menawan hati...
Sesungguhnya di kala kita sadari ternyata keelokan rupa bukanlah segala- galanya... Bukan pula penentu kebahagiaan seseorang.Maka milikilah kecantikan lain yakni kecantikan iman, kecantikan hati dan kecantikan akhlaq. Biarkanlah pesonanya menyeruak menutupi keterbatasan yang ada. Rawatlah hingga harumnya semerbak mewangi di taman hati setiap insani...hingga ridha ILLAHI kita dapati...
Biarkanlah tak secantik mawar namun harus sewangi melati. Kuncinya adalah kita berusaha dengan do'a, belajar dan mengamalkan ilmu. Tak ada perubahan jika tak ada kemauan yang kuat dalam diri dan tak ada perubahan jika tak diwujudkan dalam tindakan nyata.
Kecantikan Wanita
Bismillahirrahmanirrahiim..
Assallamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Saudariku...
Cantik bukan hanya masalah fisik semata. Kecantikan sejati bisa dimaknai sebagai berikut.;Saudariku...
1. Kecantikan terletak pada iman dan taqwa yang menyejukkan mata.
Bila kita menghias jasmani dengan iman dan taqwa akan memancarkan cahaya surga. Dengan taat menjalankan ibadah, Allah akan memberikan cahaya wajah yang mempesona.
2. Kecantikan terletak pada sikap yang hangat
Ketulusan kasih sayang, cinta dan perhatian kepada sesama akan membuat orang-orang di sekitarnya nyaman dan sulit untuk dilupakan.
3. Kecantikan terletak pada sikap yang lembut
Sikap yang lembut, tutur kata yang baik, santun dan sopan mencerminkan kepribadian wanita yang terpelihara. Berkatalah yang baik yang mampu mengobarkan semangat, janganlah berkata kasar dan sia-sia.
4. Kecantikan wanita berada pada pandangannya yang teduh dan mampu menjaga pandangan terhadap hal yang dilarang.
Ia tak suka mengumbar pandangan terhadap pria yang bukan muhrimnya. Karena pandangan yang tak terjaga adalah anak panah iblis yang siap menikam kapan saja.
5. Kecantikan terletak pada senyum yang tulus dan wajar, wajahnya yang berseri- seri dan sikapnya yang ramah.
Murah senyum dalam arti bukan untuk menggoda, wajah yang berseri-seri dan sikap yang ramah bila bertemu orang lain adalah magnet alami dalam pergaulan.
6. Kecantikan terletak pada intelektualitasnya
Ukuran intelektual bukan terletak pada gelar atau dimana ia pernah belajar. Karena banyak ilmu yang bisa kita petik dari sekitar tinggal kita mau dan mampu belajar dan mengamalkannya.
7. Kecantikan terletak seberapa jauh ia mampu mengemban tugas dan tanggung jawab terhadap orang tua, rumah, suami, anak- anak, masyarakat dan umat.
Ia akan selalu berusaha menjadi orang yang bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya. Bila diberi amanah dan tanggung jawab akan dilaksanakan sebaik- baiknya. Ia menarik bukan saja dari fisiknya tapi dari pribadinya yang mampu menjadi tauladan bagi sesama.
8. Kecantikan terletak pada keinginannya untuk memberi dan berbagi.
Selalu memberi ( tidak selalu harta; ilmu dan kebaikan juga bisa kita berikan ) tanpa mengharapkan balasan. Kemurahan hatinya membuat ia selalu dirindukan meskipun sosoknya biasa- biasa saja.
Kecantikan di atas sifatnya abadi tak lekang di makan waktu dan tak kan luntur dimakan usia. Smoga kita memiliki kecantikan yang demikian.
Kamis, 15 Desember 2011
Ternyata tren model cara memakai jilbab cewek sekarang salah??? (-_-)?
Setiap muslimah diwajibkan memakai jilbab untuk menutup auratnya. Tetapi dalam berjilbab ini ternyata masih banyak yang salah, melenceng dari syariat islam dan cenderung menjerumus ke hal yang dilarang. Berikut adalah cara berjilbab yang banyak berkembang dikalangan muslimah tetapi sebenarnya salah dan dilarang. Dalam berjilbab seharusnya para muslimah jangan mendahulukan fashion ketimbang syariat. Fashion boleh, dianjurkan malah. Allah itu indah dan mencintai keindahan. Tetapi fashion harus mengikut syariat, bukan syariat yang mengikut fashion.
Mari kita lihat fashion jilbab sekarang yang salah dan boleh dikatakan menyerupai pakaian agama lain:
1. jilbab yang bersanggul.

Larangan jilbab yang bersanggul ini datang sendiri dari nabi Muhammad SAW seperti yang terlihat pada gambar di atas.
Rasullullah bersabda “ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: 1. Suatu kaum yang memiliki cemeti seperti ekor lembu untuk memukul manusia dan,
2. Para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti bonggol unta yang bergoyang-goyang.
Wanita yang seperti itu tidak akan masuk syurga dan tidak akan mencium baunya. Sedangkan baunya dapat tercium selama perjalanan sekian dan sekian” (HR. Muslim)
Jelas sekali diterangkan rasulullah bahwa wanita yang seperti itu tidak akan masuk syurga dan mencium baunya pun tidak. Maka ini peringatan bagi para muslimah untuk bermuhasabah diri.
2. fashion jilbab menyerupai biarawati kristian
Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk dari golongan mereka”(HR. Abu Dawud, dishahihkan oleh Ibnu Hibban)

Sangat dilarang umat islam untuk menyerupai suatu kaum. Nah disini dibahas fashion yang menyerupai biarawati kristian, yang seperti apa itu? Fashion para biarawati yaitu menggunakan penutup seperti jilbab dengan menampakkan bentuk lehernya. Mungkin masih sering kita jumpai para muslimah yang mengenakan jilbab dengan menampakkan bentuk lehernya. Itu merukan hal yang dilarang karena menyerupai kaum kristian.
Baik telah ana jelaskan diatas tentang cara berjilbab yang mungkin masih banyak atau sedang ngetren-ngetren nya di kalangan muslimah apalagi remaja, tetapi sayangnya dilarang. Mungkin masih banyak yang belum mengetahui tentang informasi ini, jadi bagi sahabat yang sudah mengetahuinya, ana harap dapat diamalkan.
Jadi kalau sahabat masih menemukan teman atau saudara kita menggunakan fashion jilbab seperti diatas. Alangkah baiknya untuk sekedar memberi tahu atau memberi pencerahan. Tetapi harus dengan baik-baik dengan cara yang lembut tanpa menyakiti hati saudara kita itu.
NB: alangkah indah lagi jika para muslimah menghulurkan jilbabnya ke seluruh tubuhnya, pasti akan lebih terlihat cantik dan manis..
Wallahu alam bi showab..
cara berjilbab yang benar

dikutip dari : http://www.menjelma.com/2011/10/awastternyata-trend-model-cara-memakai.html
Mari kita lihat fashion jilbab sekarang yang salah dan boleh dikatakan menyerupai pakaian agama lain:
1. jilbab yang bersanggul.

Larangan jilbab yang bersanggul ini datang sendiri dari nabi Muhammad SAW seperti yang terlihat pada gambar di atas.
Rasullullah bersabda “ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: 1. Suatu kaum yang memiliki cemeti seperti ekor lembu untuk memukul manusia dan,
2. Para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti bonggol unta yang bergoyang-goyang.
Wanita yang seperti itu tidak akan masuk syurga dan tidak akan mencium baunya. Sedangkan baunya dapat tercium selama perjalanan sekian dan sekian” (HR. Muslim)
Jelas sekali diterangkan rasulullah bahwa wanita yang seperti itu tidak akan masuk syurga dan mencium baunya pun tidak. Maka ini peringatan bagi para muslimah untuk bermuhasabah diri.
2. fashion jilbab menyerupai biarawati kristian
Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk dari golongan mereka”(HR. Abu Dawud, dishahihkan oleh Ibnu Hibban)

Sangat dilarang umat islam untuk menyerupai suatu kaum. Nah disini dibahas fashion yang menyerupai biarawati kristian, yang seperti apa itu? Fashion para biarawati yaitu menggunakan penutup seperti jilbab dengan menampakkan bentuk lehernya. Mungkin masih sering kita jumpai para muslimah yang mengenakan jilbab dengan menampakkan bentuk lehernya. Itu merukan hal yang dilarang karena menyerupai kaum kristian.
Baik telah ana jelaskan diatas tentang cara berjilbab yang mungkin masih banyak atau sedang ngetren-ngetren nya di kalangan muslimah apalagi remaja, tetapi sayangnya dilarang. Mungkin masih banyak yang belum mengetahui tentang informasi ini, jadi bagi sahabat yang sudah mengetahuinya, ana harap dapat diamalkan.
Jadi kalau sahabat masih menemukan teman atau saudara kita menggunakan fashion jilbab seperti diatas. Alangkah baiknya untuk sekedar memberi tahu atau memberi pencerahan. Tetapi harus dengan baik-baik dengan cara yang lembut tanpa menyakiti hati saudara kita itu.
NB: alangkah indah lagi jika para muslimah menghulurkan jilbabnya ke seluruh tubuhnya, pasti akan lebih terlihat cantik dan manis..
Wallahu alam bi showab..
cara berjilbab yang benar
Quote:

dikutip dari : http://www.menjelma.com/2011/10/awastternyata-trend-model-cara-memakai.html
Wasiat RASULULLAH Kepada Wanita SHOLEHAH
Assallamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Bismillahirrahmanirrahiim.
Wanita sholehah dengan kelembutan dan kasihnya dapat merubah dunia menjadi indah, demikian pula dengan kemuliaan akhlaqnya bidadari surgapun cemburu karenanya. Tentunya setiap wanita muslimah ingin menjadi wanita sholehah dan ahli Surga. Pada hakikatnya wanita ahli Surga adalah wanita yang taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya merupakan cerminan ketaatan yang dia miliki. Diantara ciri-ciri wanita ahli Surga adalah :
1.Bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala
2. Beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.
3. Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, shaum/berpuasa di bulan Ramadhan, dan naik haji bagi yang mampu.
4. Ihsan, yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat Allah, dia mengetahui bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala melihat dirinya.
5. Ikhlas beribadah semata-mata kepada Allah, tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya, takut terhadap adzab Allah, mengharap rahmat Allah, bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan kepadanya.
6. Gemar membaca Al Qur’an dan berusaha memahaminya, berdzikir mengingat Allah ketika sendiri atau bersama banyak orang dan berdoa kepada Allah semata.
7. Menghidupkan amar ma’ruf dan nahi mungkar pada keluarga dan masyarakat.
8. Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga, anak yatim, fakir miskin, dan seluruh makhluk, serta berbuat baik terhadap hewan ternak yang dia miliki.
9. Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada orang, menahan pemberian kepada dirinya, dan memaafkan orang yang mendhaliminya.
10. Berinfak, baik ketika lapang maupun dalam keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia.
11. Adil dalam segala perkara dan bersikap adil terhadap seluruh makhluk.
12. Menjaga lisannya dari perkataan dusta, saksi palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah).
13. Menepati janji dan amanah yang diberikan kepadanya.
14. Berbakti kepada kedua orang tua.
15. Menyambung silaturahmi dengan karib kerabatnya, sahabat terdekat dan terjauh.
Demikian beberapa ciri-ciri wanita Ahli Surga yang terdapat dalam kitab Majmu’ Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah juzz 11 halaman 422-423. Ciri-ciri tersebut bukan merupakan suatu batasan tetapi ciri-ciri wanita Ahli Surga seluruhnya masuk dalam kerangka taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala Berfirman :
"Dan barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam Surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan yang besar." (QS. An Nisa’ : 13).
Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam,Bersabda :
“Wahai semua wanita, sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah. Dan “Perkara yang pertama kali ditanyakan kepada seorang wanita pada hari kiamat nanti, adalah mengenai shalat lima waktu dan ketaatannya terhadap suami.” (HR.Ibnu Hibban dari Abu Hurairah)
Ada Sepuluh Wasiat Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam, kepada putrinya Fathimah binti Rasulillah. Sepuluh wasiat yang beliau sampaikan merupakan mutiara yang termahal nilainya bila kemudian dimiliki oleh setiap istri sholehah. Wasiat tersebut adalah :
1.Ya Fathimah, kepada wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, Allah,pasti akan menetapkan kebaikan baginya dari setiap biji gandum, melebur kejelekan, dan meningkatkan derajat wanita itu.
2. Ya Fathimah, kepada wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah menjadikan dirinya dengan neraka tujuh tabir pemisah.
3. Ya Fathimah, tiadalah seorang yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan mencuci pakaiannya, melainkan Allah akan menetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.
4. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang menahan kebutuhan tetangganya, melainkan Allah akan menahannya dari minum telaga kautsar pada hari kiamat nanti.
5. Ya Fathimah, yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridhaan suami terhadap istri. Andaikata suamimu tidak ridha kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah wahai Fathimah, kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.
6. Ya Fathimah, apabila wanita mengandung, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan serta melebur seribu kejelekan. Ketika wanita merasa sakit akan melahirkan, Allah menetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang di jalan Allah. Jika dia melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Bila meninggal ketika melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikitpun. Didalam kubur akan mendapat pertamanan indah yang merupakan bagian dari taman surga. Dan Allah memberikan pahala kepadanya sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.
7. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang melayani suami selama sehari semalam dengan rasa senang serta ikhlas, melainkan Allah mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya di hari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Dan Allah memberikan kepadanya pahala seratus kali beribadah haji dan umrah.
8. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang tersenyum di hadapan suami, melainkan Allah memandangnya dengan pandangan penuh kasih.
9. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang membentangkan alas tidur untuk suami dengan rasa senang hati, melainkan para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.
10 Ya Fathimah, tiadalah wanita yang meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggot dan memotong kumisnya, serta memotong kukunya, melainkan Allah memberi minuman arak yang dikemas indah kepadanya yang didatangkan dari sungai-sungai surga. Allah mempermudah sakaratul-maut baginya, serta kuburnya menjadi bagian dari taman surga. Dan Allah menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal-mustaqim dengan selamat.
Sahabat-sahabat yang di Rahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala, . Mudah-mudahan manfaat buat kita semua,yang benar haq semua datang-Nya dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,Yang kurang dan khilaf mohon sangat dimaafkan ’’Akhirul qalam “Wa tawasau bi al-haq Watawa saubil shabr “.Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala . senantiasa menunjukkan kita pada sesuatu yang di Ridhai dan di Cintai-Nya..Aamiin Allahuma AAmiin…
♥♥ ^^ Memiliki Kecantikan Sejati ^^ ♥♥
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Setiap wanita dianugerahi kecantikan dan daya tarik sekecil atau sebesar apapun. Kecantikan fisik tidaklah abadi, namun ada satu kecantikan yang membuat pemiliknya bukan saja dicintai sesama, lebih dari itu kecantikan ini akan mendatangkan cinta Allah atas pemiliknya. Yang mana kecantikan ini sifatnya abadi tak kan luntur dimakan oleh waktu dan tak kan lekang dimakan oleh usia.Kecantikan yang dimaksud adalah kecantikan sejati.
Ya Ukhti ...
Inginkah memiliki kecantikan sejati?
=> Untuk kecantikan ber- make-up lah ke salon IMAN
=> Hiasi mata dengan MENUNDUKKAN PANDANGAN niscaya mata semakin bening dan jernih.
=> Warnai bibir dengan lipstik KEJUJURAN niscaya semakin bertambah manis dan menarik.
=> Merahkan pipi dengan rasa MALU niscaya kita semakin menawan.
=> Cucilah rambut dari ketombe pandangan liar dengan jilbab penutup aurat niscaya kita akan AMAN.
=> Bersihkan diri dari dosa dan kesalahan dengan sabun ISTIGHFAR niscaya semakin putih jiwa kita.
=> Oleskan lulur KASIH SAYANG niscaya semakin lembut hati kita.
=> Percantiklah diri kita dengan perhiasan TAQWA yakni ; pakailah kalung KESUCIAN untuk menjaga diri kita, pasanglah giwang KESOPANAN untuk menghindari kuman pemberitaan dan cemoohan, sematkan cincin PERSAHABATAN untuk menambah keakraban dengan sesama, kenakanlah gelang QANAAH untuk mensyukuri nikmat kita dan gunakanlah sepatu TAWADHU dalam mengarungi kehidupan...
Ya ukhti fillah...
Sesulit itukah? Mungkin pada awalnya memang sulit. Namun kita harus berusaha, ingat bahwa Allah tidak hanya menilai dari hasil namun Ia akan menilai seberapa besar usaha kita untuk meraihnya hanya untuk memperoleh ridha Allah semata. Semoga atas kesungguhan itulah Allah memberi petunjuk dan rahmat-Nya sehingga kita bisa mengamalkan dalam dunia nyata,aamiin.
Demikianlah sahabat saudaraku fillah..semoga untaian ini bermanfaat..
^_^ ... ^_^
Langganan:
Komentar (Atom)