Melukis Pelangi

Melukis Pelangi

Kamis, 19 Maret 2015

Sungguh Aku Paham Aku

Bismillah...

Duhai dikau yang disana, aku ingin menyampaikan apa yang kau tanya.
Mau kah sejenak mendengarkan?

Mereka kata aku jual mahal,
Mereka kata aku sombong,
Mereka kata aku memilih ...

Apalah daya diriku atas semua yang mereka kata.

Aku paham diriku,
Aku terlalu mengerti diriku,
Dan aku tahu titik-titik dimana berdiriku sedikit menunduk,
Dimana hatiku berdetak kencang,
Dimana mataku tidak tahan untuk mengalihkan pandangan,
Dimana batinku berteriak, berkata "jangan!"

Sungguh aku paham.

Maka dari itu ku bangun tembok tinggi kokoh dan menjulang disini, tepat di segumpal daging yang berdetak itu. Agar tak seorangpun mampu merobohkannya. Kecuali DIA. DIA. Ya, DIA.
Sang pemilik segumpal daging ini. Yang maha membolak-balikkannya.
Dengan seseorang yang berada di belakang_ NYA. Dengan segenap imannya.

My First Book ... :)

Alhmdulillah...
My First Book ... :)

design cover by nuansa embun senja

Kontributor Penulis : 

BianglalaHijrah - MeykkeSantoso - Nur Fajrina Rakhmawati - Dhito Nur Ahmad - Bunga Sholekha - Nuryanti Tiara Dewi - Chacha Erika -F Desiana - Embun Tsauqi - Meta Utami - Rizki Ayu Amaliah - Kinanti Larasati Pandanwangi - M. Aditya - Lenni Ika Wahyudiasti - Leni S Dewi - Nur Faidah Hasan - Najma Al-Firdausy - Miman - Mila Nur Aziza - Yeyet Nurhayati - Y. Retno Wulan - Windyani - Wahda Khadija Salsabiila - Ulfah Nabila - Samudrawan Kertapati - Pritta Tamara -Asiyah - SA_Muth - Azka Ar-Rumaishaa







Telah terbit!!
Antologi kisah inspiratif dari 29 penulis cerpen terbaik. Yukk buruan order!!! Dapatkan manfaat dari buku ini yang akan menginspirasi dan membuatmu bersemangat dalam meraih impian ^_^
*****************

JUDUL : Menangkap Mimpi
ISBN : 978 - 602 - 7896 - 83 -3
Tebal :  hal (  x  )
Harga : 45. 000,- (belum termasuk ongkir)
Penulis : bianglalahijrah, dkk.
Editor : Yusnia Agus Saputri
Design Cover : Nuansa Embun Senja


Untuk Pemesanan Silakan ketik:

MM#Nama Lengkap#Alamat Lengkap#Jumlah#Nomor HP …
Kirim ke 0877 0538 0599 atau bisa juga Inbox kami.


SINOPSIS:
  
Bermimpilah,karena mimpi yang akan membuat hidupmu bermakna. Mimpi adalah kekuatan yangakan selalu melecut semangat setiap orang untuk bangkit menjadi lebih baik,lantas berusaha untuk meraih mimpi tersebut. (Menangkap Mimpi - Bianglala Hijrah)

Maka,nikmat Tuhanku yang mana lagi yang akan aku dustakan? Memangbenar, bermimpilah karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu. Namun jangan lupauntuk bangun, berdoa, dan berusaha agar mimpi-mimpi itu berganti posisi daridipeluk Tuhan menjadi dipeluk lengan. Dari sebatas angan menjadi kenyataan. (Meykke Santoso - 3 Impian, 1 Kayuhan)

Rupanya orangtuaku telah menerapkan konsep LongLife Education atau pendidikan sepanjang hayat sejak aku masih berusiadini. Orang tua menanamkan suatu pemahaman bahwa menuntut ilmu itupenting.  Islam sebagai agama yang aku anut juga mengajarkan tentangpembelajaran pendidikan yang seharusnya dilakukan oleh manusia sepanjanghayatnya.(Sukses itu Dimulai dari Tingginya Impian - Nur Fajrina Rakhmawati)

Setelahitu semua aku melanjutkan tapak impian. Menyebarkan berbagai lamaran kuliah master ke berbagai penjuru dunia.Akhirnya, setelah melalui berbagai tahapan seleksi aku berhasil meraih beasiswakuliah pada sebuah universitas di Jerman. Alhamdulillah. Itulah kata yang takhabis kuulang, sembari memandangi langit Jogja yang temaram.(Menjadi Manusia Antar Bangsa - Dhito Nur Ahmad)




***********************************


Minggu, 08 Maret 2015

Suatu Hari Nanti, Insya Allah

Mataku tak mau berpaling dari bacaan disetiap status seorang penulis muda itu. Luar biasa, sepertinya mataku menemukan kesukaannya. Padahal hidungku sudah memerah karena tersiksa oleh cairan putih kelabu yang selalu nangkring dihidungku setiap 2 bulan sekali. Kepalakupun tak mau kalah dengan nyut-nyutan manjanya. Sebenarnya mataku sudah teramat letih untuk terus mengikuti perintah otakku. Tetapi untuk kali ini, dia mengalah. Demi kesukaannya yang selalu ku halang.

Subhanallahu, jika membaca karya mereka. Ya, karya mereka. karyaku? tulisan tanganku? belum seberapa. Baru beberapa judul yang nangkring di buku keroyokan (antologi). Alhamdulillah.. sabarlah wahai diri. Tugasmu hanya berusaha, mencoba dan ikhtiar... Semua Allah yang tentukan. Apakah Allah akan mengabulkan cita-cita masa kecilmu atau malah menukarnya dengan takdir yang lebih baik menurut-Nya.

Ingatlah wahai diri, tugasmu hanya serius menapaki dunia literasi ini.
Semangatlah selalu wahai diri!