Melukis Pelangi

Melukis Pelangi

Kamis, 19 Maret 2015

Sungguh Aku Paham Aku

Bismillah...

Duhai dikau yang disana, aku ingin menyampaikan apa yang kau tanya.
Mau kah sejenak mendengarkan?

Mereka kata aku jual mahal,
Mereka kata aku sombong,
Mereka kata aku memilih ...

Apalah daya diriku atas semua yang mereka kata.

Aku paham diriku,
Aku terlalu mengerti diriku,
Dan aku tahu titik-titik dimana berdiriku sedikit menunduk,
Dimana hatiku berdetak kencang,
Dimana mataku tidak tahan untuk mengalihkan pandangan,
Dimana batinku berteriak, berkata "jangan!"

Sungguh aku paham.

Maka dari itu ku bangun tembok tinggi kokoh dan menjulang disini, tepat di segumpal daging yang berdetak itu. Agar tak seorangpun mampu merobohkannya. Kecuali DIA. DIA. Ya, DIA.
Sang pemilik segumpal daging ini. Yang maha membolak-balikkannya.
Dengan seseorang yang berada di belakang_ NYA. Dengan segenap imannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar