Melukis Pelangi

Melukis Pelangi

Selasa, 23 Desember 2014

Love u Ukhti


Jullie kennen hem waarschijnlijk wel onze kleine danbo!

Bismillah...

Selamat jalan ukhti.. aku do'akan engkau mendapatkan syurga itu. syurga yang selalu kau sebut-sebut pada kami. aku yakin sekarang kau telah tersenyum sambil berucap, "mila menunggu kalian.. resti, siska, raudha, fatma.. "

Aku memang baru bergabung di rumah syurga "alamanda" ini, tetapi jauh sebelum ini kita sudah lebih lama kenal di barisan Ikhwan n Akhwat ADK 2010 dan aku mengagumimu ukh. Ukh semua terulang, kilas balik beberapa hari sebelum kepergianmu.
Masih teringat mabit malam itu dan semangatmu hendak pergi kepantai paginya. Dibalik diamku, aku memikirkanmu. Dibalik pandangan jauhku, aku memperhatikanmu. Setiap bicaramu selalu terselip nasehat dan nasehat. Setiap pikiranmu selalu terselip dakwah ini. Bahkan ketika kau seharusnya istirahat karena sakitmu, kau masih menanyakan dakwah ini.


Ukhti tau? aku terdiam saat kau desak untuk menanyakan rumah di samping alamanda ini untuk kujadikan wisma Asy syfa'. Diamku karena kagum semangat luar biasamu.

"tanyoan lah ka, beko lebih dulu urang ma ambiak rumah tu"
aku masih saja ragu. "tapi rumah tu hanya dikos kan untuk bp 2014 mil, " aku masih tidak bersemangat.
"yang penting tanyoan dulu, ma tau ibu t berubah pikiran. ibu t suko urang kayak awak mah.. "
lalu dengan yakin kuanggukkan kepala. " ok mil, ika coba y. mohon do'anya "

Lalu dengan semangat ku cari tahu tentang rumah itu. Ya, walaupun rumah itu baru tahun ajaran baru bisa ditempati.
ukh.. Allah lebih cinta padamu. Maka Dia cepat-cepat memanggilmu.
ukh.. kami mencintaimu karena Allah..

“(Bukan) Cinta Sejati”

Even Indis Writing Contest Tema “(Bukan) Cinta Sejati” DL 5 Januari 2015


Even Indis Writing Contest Tema “(Bukan) Cinta Sejati” DL 5 Januari 2015

Assalamualaikum, kawan. Satu lagi lomba menulis dari Pena Indis.


Jodoh adalah sepenuhnya rahasia Allah. Kita sama sekali tak berhak menerka dengan siapa kita berpasangan nantinya. Tetapi, manusia boleh meminta melalui doa. Manusia boleh juga berusaha.

Banyak dari kita yang amat mendamba kehadiran cinta. Cinta dari seorang yang sempurna. Ketika cinta itu tiba tak jarang merasa amat yakin 'dia' adalah cinta sejati kita. Tetapi jika Allah tak menyetujuinya, maka tak pernah terjadi hari terindah kita dengan'nya'.

Tak sedikit dari kita yang berpasangan justru tidak dengan'nya'. Boleh jadi itu amat menyakitkan. Tetapi ingat, keputusan Allah selalu benar. Kawan, ayo ceritakan kisah itu. Kisah cinta dengan'nya' yang tak berujung bahagia. Agar ketika bertemu dengan 'cinta sejati' kita, kita amat bersyukur dipertemukan dengannya. Berikut adalah tata cara dan persyaratan lomba.

1.    Syarat wajib
  • Anggota grup Pena Indis (Penulis Antologi Indahnya Islam), http://www.facebook.com/groups/pena.indhis/
  • Berteman dengan fb Nurul Awali https://www.facebook.com/mahapatih.l.garfield
  • Jenis tulisan CERPEN, dalam bentuk FTS (Flash True Story / kisah nyata) dan FF (Flash Fiction), boleh berdasarkan kisah orang lain.
  • Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar (memenuhi kaidah bahasa)
  • Naskah harus karya asli, bukan jiplakan atau saduran, belum pernah dipublikasikan di media cetak maupun elektronik dan tidak sedang diikutkan lomba lain.
  • No SARA, no kekerasan, no pornografi. 

2.    Ketentuan Naskah
  • Naskah diketik dengan computer di atas kertas A4 dengan jarak spasi 1,5. Font TNR (Times New Roman) 12 pt, margin 3333 (batas kanan, kiri, atas, bawah masing-masing 3 cm) atau 1,18 inchi. Panjang 2-3 halaman.
  • Di akhir naskah, tuliskan biodata narasimu max 50 kata, meliputi nama, nama FB, alamat email, No. HP, serta prestasimu dalam dunia menulis/karya yang sudah pernah diterbitkan (jika ada).
  • Kirim naskah sahabat dalam bentuk lampiran (attachment) ke email : cintasejatibukan@gmail.com
  • Format pengiriman naskah untuk judul file mohon diperhatikan  (nama file pada saat naskah di save) dan subjek email/judul email:
  • Untuk naskah FF = FF_BCS_Judul Tulisan_Nama Penulis.
  • Untuk naskah FTS = FTS_BCS_Judul Tulisan_Nama Penulis.
Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu naskah terbaiknya.
  • Memiliki akun FB dan memposting info lomba ini di catatan FB masing-masing dengan menandai (men tag) minimal 20 orang teman, termasuk akun Nurul Awali.
  • Update peserta, insya Allah tiap tiga hari sekali di grup Pena Indis (Penulis Antologi Indahnya Islam).
3.    Pengiriman naskah mulai 15 Desember 2014 – 5 Januari 2015 (23:59 WIB)
4.    Pengumuman Kontributor insya Allah 1 minggu setelah deadline.
5.    Akan dipilih min 30 naskah terbaik untuk dibukukan secara indie dalam bentuk antologi.
6.    Para Kontributor berhak mendapatkan:
  • Voucher penerbitan sebesar 100.000 (khusus paket regular berlaku aktif 3 bulan)
  • E-sertifikat
  • Diskon 10 % untuk setiap pembelian bukunya.
NB : Paket regular dapat dilihat di link berikut ini :https://www.facebook.com/notes/penaindis/paket-penerbitan-pena-indis-2014/236051293243169
7.    Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.


Ditunggu karya terbaiknya ya…

PJ: Nurul Awali

Minggu, 21 Desember 2014

Kecewa?



Kecewa?
Pantaskah kita kecewa sedangkan belum secuilpun memberi? Katakanlah sudah pernah, namun apakah mencukupi? Tentu belum seberapa. Dibalik itu, lantas untuk siapa itu semua engkau lakukan? Setiap detik engkau gaungkan “lillahi ta’alla”. Kenyataan dilapangan, ketika yang diterima tidak seperti yang engkau harapkan lalu perlahan engkau mundur. Ketika yang diterima tidak seperti yang engkau perkirakan lalu perlahan wajahmu berubah. Dan ketika yang terjadi tidak seperti yang engkau inginkan lalu perlahan engkau gaungkan “aku kecewa”. Pantaskah? Seringkali kita selalu mencari yang sempurna namun tak berani menuntut diri untuk melakukan hal – hal perbaikan setiap saat.
Sejatinya, kenapa Allah swt ciptakan manusia lain, hewan, tumbuhan, dan seluruh apa yang ada dimuka bumi ini semua punya makna. Kenapa tidak Allah swt ciptakan engkau saja di muka bumi ini? Pernahkah terfikir?
Aku bukan mencoba munafik untuk masalah ini. Aku juga seperti halnya kamu dan mereka. Manusia biasa yang belum tentu bersih dari dosa, apalagi kecewa? Hanya saja bagaimana kembali meluruskan niat yang mulai berlenggok-lenggok manja. 

 

Jumat, 19 Desember 2014

Dia Juga Seperti Kamu



Terkadang kita susah untuk meruntuhkan "ego" yang berrsemayam didalam diri.




Katamu kamu jera,
katamu kamu tak ingin lagi,
katamu kamu menyerah dan cukup sampai disini.
Tetapi ketika saudara punya ide, ternyata diam-diam kamu sepakat. Memang bukan melalui dia, tetapi karena dia kan?

Itu berarti kamu tidak benar-benar menolak saudaramu atau bahasa lainnya memutuskan tali silaturrahim. Ketahuilah hanya nafsu amarah yang engkau perturutkan. Coba istighfar barang sejenak saja dan renungkan kata-kata ini : "Astagfirullah 'azim, rabbi ternyata aku terlalu egois. Aku hanya memperturutkan hatiku. Tanpa melihat luka kecil dihati saudaraku yang kian lama kian melebar,"

Sejatinnya kita sesama muslim wajib untuk berhusnudzon (berprasangka baik) kepadanya. Walau seperti apapun ia sekarang bukan berarti itu mewakili penilaian selama hidupnya. Saudaramu juga manusia biasa, seperti halnya kamu, mereka, dan manusia lainnya didunia ini. Mungkin sekarang dia lagi butuh "teguranmu" bukan larimu darinya. Jika itu yang engkau lakukan itu sama saja kamu anggap kamu benar dan dia salah.
Ketika kamu melihat kesalahan pada saudaramu. Bagaimana rasanya ketika kamu masuk jurang tidak ada yang mengulurkan tangan?.
Maka dari itu ma'afkanlah kesalahannya dan hapusah dendam dihatimu karena kamu tidak selamanya benar.


Selamat Hari Ibu ... ^_^

Add caption

Alhamdulillah... Lolos... Selamat Hari Ibu sobat semua... ^_^

Selasa, 11 November 2014

Lomba Menulis




EVENT Menulis Spesial Hari Ibu, “Ibu itu...” Raditeens Publisher. DL: 28 NOVEMBER 2014 (Bisa berubah sewaktu-waktu)
Tanggal 22 Desember nanti adalah hari ibu. Udah nyiapin kado terindah buat ibu? Kalau belum, ikutan jawab pertanyaan ini aja, sekaligus memeriahkan hari ibu. Apa salahnya meluangkan sedikit waktu untuk hal-hal yang berbau dengan "IBU". Iya kan?
"APA SIH ARTI IBU BUAT KAMU?"
Syarat dan ketentuan:
1. Bergabung di Grup Kepenulisan “Write With Love” (www.facebook.c om/groups/631487873537131)
2. Like fanpage Balsuryana (www.facebook.com/balsuryana ) dan Raditeens Publisher (https://www.facebook.com/raditeenspublisher)
3. (Bagi yang memiliki) Follow akun www.twitter.com/balsuryana dan www.twitter.com/raditeens_good
4. Lanjutkan kalimat berikut ini, “Ibu itu...”
5. Tulis jawaban dengan format “Jawaban – Nama Lengkap, Umur, Kota, Pekerjaan – (5 Orang yang yang di-tag)”
Contoh: “Ibu itu pahlawan bagiku – Dwi Lala, 18 tahun, Jakarta, pelajar – (lima orang yang di-tag)"
6. Kirim jawaban di kolom komentar link berikut, https://www.facebook.com/balsuryana/posts/747155392019007
7. Panjang jawaban maksimal 50 kata (Nama, umur, kota, pekerjaan, dan tag tidak termasuk).
8. Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar (Kata-katanya tidak disingkat, tidak menggunakan bahasa Inggris, dan tidak menggunakan bahasa gaul)
9. Deadline: 28 NOVEMBER 2014, pukul 18.00 WIB
10. Naskah merupakan karya asli penulis.
11. Satu orang boleh menulis lima jawaban berbeda (dengan syarat masing-masing jawaban men-tag 5 orang yang berbeda)
12. Like dan share postingan ini, serta jangan lupa untuk tag 5 orang temanmu untuk mengikuti kuis ini
13. Puluhan-ratusan jawaban paling menarik dan “sesuai format” ketentuan akan dibukukan
14. DEADLINE dapat berubah jika naskah yang diterima sudah memenuhi quota.
15. Pengumuman peserta yang naskahnya dibukukan selambatnya dua minggu setelah deadline dan diinfokan di Grup Kepenulisan “Write With Love”
16. Update peserta bisa dilihat di Grup Kepenulisan “Write With Love”
17. Segala jenis bentuk pertanyaan, silakan ditanyakan di kolom komentar status ini.
Selamat hari ibu Semoga Tuhan memberikan kita tempat terindah di surgaNya nanti bersama Ibu, Ayah, Saudara, Kakek-Nenek, dan Anggota Keluarga kita yang lainnya. Aamiin...
Salam Kreatif!
[Link untuk menjawab pertanyaan: https://www.facebook.com/balsuryana/posts/747155392019007 ]
NB: Ketepatan format penulisan, sangat mempengaruhi. Jika tidak sesuai, didiskualifikasi.

Selasa, 16 September 2014

Lomba Menulis

Lomba Menulis Cerpen Remaja bertema “Ini Aku Ini Hidupku” RADITEENS PUBLISHER DL 20 September 2014 PJ Isna Nurul
Terkadang hidup membuat kita harus menuruti kemauan orang-orang yang ada di sekitar. Menuntut kita harus begini atau begitu. Memaksa kita harus mengatakan “iya” untuk sesuatu yang memburukkan kita, sesuatu yang tidak kita mau. Padahal, hidup adalah hak perseorangan, dan seharusnya, mereka tau, bahwa kita yang lebih tau apa yang terbaik buat diri kita sendiri. Terkadang, kita butuh keberanian untuk mengatakan “tidak”. Butuh keberanian untuk menutup telinga rapat-rapat dari amarah, gosip, dan cemoohan orang. Dengan berani memegang teguh pendirian dan sesuatu yang menurut kita benar.
Daripada cuma dipendam dalam hati,yuk ceritakan kisah perjuanganmu melindungi komitmen yang kau pilih. Dan inspirasikan kepada semua orang, untuk dapat memegang teguh pendirian. Syarat dan ketentuan:
1. Bergabung di Grup Kepenulisan“Write With Love” dan berteman dengan akun Facebook PJ Event yakni Isna Nurul ( https://m.facebook.com/nha.unyuunyu1?ref_component=mbasic_home_header&ref_page=XNotesPermalinkController ) dan penerbit Raditeens Publisher
2. Like Fanspage Raditeens Publisher
3. Cerpen ditulis dalam format Ms.Word, A4, TNR font 12 spasi 1,5 margin normal, 4-5 halaman, sudut pandang orang pertama (aku/saya)
4. Sertakan biodata singkat yang berisi nama asli/nama pena, akun Facebook, dan tempat tinggal.
5. 1 peserta maksimal mengirim 2 cerpen.
6. Kirim naskah ke e-mail: cra.raditeens@gmail.com dalam bentuk lampiran, bukan di badan email.
7. Subjek dan Nama File: CR_judul _nama penulis (perlu diperhatikan, karena kesalahan banyak terletak disini)
8. Deadline: 20September 2014, pukul 23.59 WIB
9. Naskah merupakan karya asli penulis, tidak mengandung unsur SARA, dll.
10. Copas info ini ke note FB peserta dan tag ke minimal 15 teman FB,termasuk PJ Event
11. Pengumuman peserta yang lolos selambatnya dua minggu setelah deadline dan diinfokan di Grup Kepenulisan“Write With Love”
12. Update peserta bisa dilihat diGrup Kepenulisan “Write With Love”
13. Naskah terpilih akan dibukukan (menyesuaikan), jadi akan dilakukan seleksi demi menjaga kualitas karya.
14. Segala pertanyaan, inbox PJ Dan dari karya terpilih yang lolos untuk dibukukan, nantinya akan dipilih kembali 2 peserta dengan karya terbaik yang akan mendapatkan :
1. Terbaik1 mendapatkan Voucher Penerbitan senilai Rp.150.000 (tidak dapat diuangkan) Pulsa25.000 e-sertifikat
2. Terbaik2 mendapatkan Voucher Penerbitan senilai Rp.100.000 (tidak dapat diuangkan) Pulsa 20.000 e-sertifikat
3. Semua kontributor terpilih nantinya akan mendapatkan e-sertifikat Baiklah, kami tunggu karya-karya terbaik kalian.

Rabu, 03 September 2014

AKU RINDU


 



Suasana dulu, dengan suasana sekarang tentu berbeda,
Aku tahu, aku paham, tapi aku rindu.
Orang dulu, dengan orang sekarang tentu berbeda,
Aku tahu, aku paham, tapi aku rindu.
Kebiasaan, dulu, dengan kebiasaan sekarang tentu berbeda,
Aku tahu, aku paham, tapi aku rindu.
Tantangan dulu, dengan tantangan sekarang tentu berbeda,
Aku tahu, aku paham, tapi aku rindu.

Aku rindu wahai ukhti.
Aku rindu.
Harus bagaimana aku melukiskan perasaan ini.
Aku tidak bisa, tanganku kaku, pensilku jatuh, dan kertasku berterbangan.
Aku rindu, aku rindu, aku rindu.

Aku rindu suasana dulu.
Aku rindu orang dulu.
Aku rindu kebiasaan dulu.
Aku rindu merindu wahai ukhti.

Tahukah kalian, akhir-akhir ini perasaan merindu itu menyiksaku.
Menyiksa perhatian fokusku.
Menyiksa hati kecilku.
Menyiksa batinku yang selalu saja merindu.

Wahai ukhti,
Akhir-akhir ini aku sering mengulang episode lama.
Mengutak-atik kenangan lama.
Membongkar kenangan yang jauh tersimpan di folder rahasia hati.

Aku merindu karena Allah wahai saudari seimanku.
Kita bertemu karena Allah, dan berpisahpun karena-Nya.
Berpisah lahir, namun tentu saja tidak dengan batin.
Selama kita bersama melukis kenangan itu jika ada pensil yang patah ataupun kertas yang robek karenaku, aku mohon ma’afkanlah.
Karena aku baru pandai melukiskan kenangan.

“ Suatu hari nanti, saat semua telah menjadi masa lalu aku ingin berada diantara mereka yang bercerita tentang perjuangan yang indah dimana kita sang pejuang itu sendiri. Tak pernah kehabisan energi untuk terus bergerak meski terkadang godaan tuk berhenti atau bahkan berpaling arah begitu menggiurkan. Keep istiqomah!,”
Add caption